Intim dengan Tuhan

Sumber : Forum Kristen.Com

Pentingnya membangun hubungan dengan Tuhan karena bermanfaat bagi manusia untuk mendapat penjelasan dan jalan keluar bagi masalah yang sedang dihadapinya . Di era Perjanjian Lama , Intim dengan Tuhan atau memiliki hubungan yang dekat dengan Tuhan, juga dimulai dari pihak Tuhan atau inisiatif datang dari Tuhan ,

Yesaya 65 : 1-3 ..Sebab sesunguhnya tidak ada seorangpun yang mencari Tuhan , baik dimasa lalu maupun dimasa sekarang !

Mazmur 14:1-3 ; 53 : 2-4 ; Roma 3 : 10-11 . Seandainya manusia berusaha mencari ,  kalau Tuhan tidak menyatakan diri-Nya ia tidak akan bisa menemukan-Nya . yang ditemui akhirnya setan yang menyaru sebagai dewa-dewa dsbnya .

Orang dunia mengatakan bisa berhubungan dengan Sang Pencipta tanpa lewat Tuhan YESUS , tetapi sesunguhnya mereka berhubungan dengan roh-roh diudara lewat rohnya ! dalam pemikiran mereka yang dihubungi adalah yang maha kuasa  sedang mereka sebetulnya sedang berdialog dengan roh jahat atau ciptaan dalam pikirannya sendiri , Sebab Manusia memiliki kemampuan dalam pikirannya untuk mempercayai hal-hal yang nyata bisa dilihat ini disebut hard competency . Manusia juga memiliki kepercayaan untuk hal-hal yang belum dilihat ( cerita orang tuanya atau nenek moyangnya ) kepercayaan seperti itu disebut soft competency .

Intimacy with God , bisa terjadi ( dijalin ) di era Perjanjian Baru ( era kasih karunia ) karena Tuhan yang menyatakan diri-Nya kepada manusia lebih dulu lewat kedatangan Tuhan YESUS sebagai jruselamat manusia didunia , Yohanes 3 : 16 menjelaskan karena begitu besar kasih Allah sehingga diberikannya anak-Nya yang tunggal supaya barang siapa percaya ( pisteuon / mempercayakan diri) ia tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal  .

Kesimpulan Intimacy with God ( Hubungan yang intim dengan Tuhan )  bisa dijalin karena Pintu anugrah-Nya telah terbuka lewat kematian Tuhan YESUS , sehingga setiap orang yang percaya YESUS sebagai Tuhan dan juruselamat hidupnya ia bisa membangun hubungan yang intim dengan Tuhan secara benar ! Matius 27 : 51 .

Setelah kita diterima sebagai umat maka hubungan yang dulunya jauh menjadi dekat
( didamaikan lewat pengorbanan KRISTUS ) sehingga kita menjadi “ Keluarga Allah “ Efesus 2 : 13-20 .

Hubungan intim dengan Tuhan adalah lewat Roh ,  Jalan kita bisa berhubungan intim sudah terbuka karena Tuhan mengaruniakan Roh-Nya tinggal didalam kita sehingga kita bisa mengaku YESUS adalah Tuhan . ( Roma 8 : 16 ; 1 Yohanes 4 : 2 )

Yang perlu kita perhatikan dalam hal ini adalah ; Bukan setiap orang percaya bisa berhubungan dengan Tuhan kalau orang tersebut tidak mau mempercayakan hidupnya dalam pimpinan dan bimbingan Tuhan sebab ,

•   Hanya mereka yang mempercayakan hidup dalam tangan Tuhan YESUS sebagai juruselamatnya ia memiliki kesempatan untuk membangun hubungan dengan Tuhan  bukan Cuma percaya tetapi yang mau mempercayakan hidupnya dalam pimpinan , bimbingan Tuhan !
( Yohanes 2 : 23-24 )
•   Lahir baru lewat air dan roh , maksudnya air yang membawa kehidupan baru / mendengar pemberitaan Firman dan percaya dan Karya Roh maksudnya kuasa ROH KUDUS yang bisa melahirkan baru seseorang . Yohanes 3 : 5 / 1 Yohanes 4 : 2 ; 5 : 1 .
•   Mereka yang meninggalkan hidup lamanya, wujudnya hidup dalam kebenaran , hidup yang lama berubah jadi baru ( konsep, falsafah dunia, cara pandang hidup dan tujuan hidup ) sampai orang dekat dan orang lain bisa melihat buah-buah pertobatannya . 2 Korintus 5 : 17 .

Untuk bisa membangun hubungan intim dengan Tuhan lewat , Tahap tahu dulu siapa Tuhan , kemudian ada kemauan dan usaha mengenal dan akhirnya dikenal / berkenan dihadapan Tuhan dan menjadi intim ( sahabat ) semuanya itu dimulai menjadikan Tuhan YESUS sebagai Raja yang berdaulat dalam hidupnya lebih dulu !

Mengenal dan membangun hubungan intim dengan Tuhan lewat proses ,

•   “ Padang Gurun “ Ayub 23 : 8-10 , kebenaran Firman ini menjelaskan bagaimana umat Tuhan yang sudah mengenal dan dikenal Tuhan ketika sedang mengalami proses “ Padang gurun “ , tujuan proses padang gurun adalah untuk membersihkan motifasi hidup sebagai umat untuk apa ? Ulangan 8 : 2- 4 .
•   “ Pemurnian Iman “ 1 Petrus 1 : 5-6 , Ujian hidup harus dilewati setiap umat Tuhan lewat berbagai pencobaan yang digambarkan sebagai ujian dengan api Tujuannya agar Tuhan tahu sampai sejauh mana iman kita ( kepercayaan dan pengandalan hidup kita kepada-Nya )
•   “ Menanggalkan manusia dengan pikiran duniawinya “ 1 Korintus 2 : 14-16 , Konsep hidup duniawi menjadi sorgawi harus dilakukan untuk mengenal Tuhan dan kehendak-Nya dengan mengerti pikiran dan perasan Tuhan caranya , dimulai dari meninggalkan yang lama dulu ( inilah proses yang paling sulit ditinggalkan manusia )

Banyak orang percaya yang merindukan hubungan yang intim dengan Tuhan dengan berbagai tujuan dan alasan ;

•   Ada yang memiliki tujuan agar bisa menikmati hadirat-Nya , karena dalam hadirat-Nya ada kuasa mujizat ada kasih dan anugrah yang memulihkan , tetapi hanya sebatas untuk kepentingan diri sendiri saja !
•   Mendapat petunjuk apa yang menjadi kehendak rencana-Nya bagi hidupnya dan masa depannya , bagi orang lain bagi bangsa dan negara . ( seperti Abraham ngotot berdoa membela Lot yang ada di Sodom dan Gomora agar tidak dihancurkan )
•   Mendapat jawaban atas segala pergumulan hidup yang sedang dialaminya , sebab memang dalam hadirat-Nya ada jawaban .
•   Agar hidupnya diberkati karena langsung menemukan sumbernya , tidak lagi melalui perantara , seperti hamba Tuhan terkenal yang mendoakan .
•   Agar Tuhan memakai hidupnya dengan karunia roh yang dahsyat-dahsyat sehingga nama Tuhan dimuliakan ! ( tetapi apakah betul nama Tuhan atau namanya ? )

Hubungan dengan Tuhan yang sehat dan benar memang harus tetapi jangan salah dalam motivasi menjalin hubungan tersebut ,Tujuan hubungan yang intim dengan Tuhan jangan   sempit hanya dengan tujuan agar Tuhan memenuhi keinginan hatinya ( monolog ) yang benar adalah untuk tahu kehendak dan rencana-Nya  bagi hidup kita . ( dialog )

•   Hubungan kita dengan Tuhan Kalau hanya monolog maka bisa terjebak dengan ayat Firman Tuhan dalam Matius 7 : 7-11 yang mengatakan carilah maka kamu akan menemukan , ketoklah maka pintu akan dibukakan mintalah maka kamu akan menerima ,

•   kalau hubungan kita dengan Tuhan secara dialog maka kita akan tahu mungkin yang kita minta roti menurut pendapat kita tetapi ternyata permintaan kita itu ternyata batu , yang kita minta ikan ternyata itu ular , karena ada dialog ( Tuhan diijinkan berbicara juga )

Alkitab menjelaskan cara berhubungan intim dengan Tuhan ;

1.   “ kepada-Mu , ya Tuhan kuangkat jiwaku ; “ Mazmur 25 : 1 ,

Mengangkat jiwa / hati ( pikiran , perasaan ) tertuju kepada Tuhan baik saat didalam doa khusus , maupun dalam kegiatan kesehariannya jiwa / hatinya selalu terangkat kepada Tuhan .

2.   “ Seperti rusa yang merindukan sungai yang berair , demikanlah jiwaku merundukan Engkau , ya Tuhan.” Mazmur 42 :1 .

Kerinduan untuk bersekutu dengan Tuhan digambarkan seperti rusa yang sangat haus ingin minum air sedangkan tepi sungai sudah banyak binatang buas lain yang juga sedang minum ,  sehingga ia harus menahan kehausan yang sangat .

3.   “ kepada-Mu aku melayangkan mataku , ya Engkau yang bersemayam disorga . Lihat seperti mata para hamba laki-laki memandang kepada tangan tuannya , seperti mata hamba perempuan memandang kepada tangan nyonyanya , demikanlah mata kita memandang kepada Tuhan , Allah kita sampai Ia mengasihi kita. “ Mazmur 123 : 2-3 .

Kerinduan bersekutu dengan Tuhan , berdialog ( Bukan hanya monolog saja ) dengan focus kepada  isi hati Tuhan mau apa dan bagaimana kehendak-Nya , memperhatikan dengan serius .

4.   “ Jiwaku mengharapkan Tuhan lebih dari para pengawal mengharapkan pagi , lebih dari para pengawal mengharapkan fajar pagi hari . “ Mazmur 130 : 6 .

Kerinduan membangun hubungan dengan Tuhan melebihi seorang penjaga malam yang merindukan fajar segera datang agar tugas jaga malam yang membosankan segera selesai .

5.   “ Maka sekarang , jemputlah bagiku seorang pemetik kecapi. “ Pada waktu pemetik kecapi itu bermain kecapi maka kekuasaan Tuhan meliputi dia . “ 2 Raja-Raja 3 : 15 .

Hubungan yang intim dan mengalami perjumpaan dengan hadirat-Nya sehingga mendapat pewahyuan apa yang akan terjadi dan mungkin solusi / jalan keluar dari masalah yang sedang dihadapi bisa juga lewat main musik memetik gitar , dengar pujian diradio , tape, mp3 dllnya

6.   “ Setelah pda zaman dahulu berulang kali dan berbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi , maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan anak-Nya , yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada . Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta .” Ibrani 1 : 1-2 .

Dari penjelasan Firman Tuhan ini kita bisa berhubungan dengan Tuhan tidak harus lewat perantara lagi , memang Pada zaman dulu Tuhan berbicara kepada umat-Nya lewat para nabi , perantara . Pada masa sekarang Umat Tuhan bisa berdialog dengan Tuhan lewat anak-Nya ( lewat kebenaran-Nya ) jadi kalau ingin memiliki hubungan yang intim dengan Tuhan bacalah Firman Tuhan dari situlah kita tahu apa yang Tuhan kehendaki bagi hidup kita , pewahyuan / rhema karena bertemu dalam hadirat-Nya . ( diluar itu yaitu ; tidak baca Firman ia hanya berdialog dengan pikirannya sendiri / Soft competency )

Hubungan dengan Tuhan bukan hanya lewat doa , masuk didalam kamar saja !  ( yang dimaksud masuk kamar adalah keintiman hubungan ) Matius 6 : 6 . Tetapi masalah hati yang sungguh–sungguh memiliki sikap hormat dan mengasihi-Nya . Bukan masalah korban-korban secara lahiriah yang sudah kita lakukan , tetapi hatinya yang Tuhan kehendaki ! Yesaya 29 : 13 . setelah hati diserahkan itu yang harus dijaga . Amsal 4 : 23 .

Itulah sebabnya banyak tingkah laku hamba-hamba Tuhan yang membangun hubungan dengan Tuhan lewat berbagai macam cara dan peristiwa ; Seperti disaat jalan-jalan pagi , saat mandi , saat setir dengar musik di mobil . dllnya !

Ada beberapa petunjuk mengapa seseorang tidak bisa membangun hubungan intim dengan Tuhan .

•   Matius 5 : 23-26 , Kebenaran Firman Tuhan ini menjelaskan untuk seseorang bisa bertemu dengan Tuhan ia harus menyelesaikan ganjalan dalam hatinya lebih dulu , entah itu kepahitan , kemarahan , dendam hatinya .
•   Mazmur 24 : 3-4 , Kebenaran ini memberi petunjuk seseorang bisa berhubungan yang intim dengan Tuhan kalau ia bersih perbuatan dan kelakuannya , ia harus menyelesaikan dosa-dosa yang belum dibereskan , sebab Tuhan adalah Kudus dan suci maka kalau hati kita belum beres sulit kita berhubungan intim dengan Tuhan .  ( Yesaya 59 : 1-2 )

Oleh sebab itu mari kita membangun hubungan yang intim bukan hanya untuk kepentinganku , kebutuhanku masalahku saja tetapi dengan tujuan untuk mengerti kehendak rencana-Nya baik untuk kita , untuk orang lain dan untuk bangsa dan Negara kita . Yehezkiel 22:30 .

Dampak anak Tuhan yang membangun hubungan yang intim dengan Tuhan bisa dilihat orang lain , nampak kemuliaan Tuhan terpancar melalui hidupnya  contoh ;

•   Musa setelah berhubungan dengan Tuhan secara intim maka wajahnya menjadi bersinar memancarkan kemuliaan Tuhan .  keluaran 34 : 29-30 .
•   Kalau kita membangun hubungan dengan Tuhan secara intim dan benar maka kemuliaan hadirat-Nya juga akan terpancar lewat hidup kita . 2 Korintus 3 : 18 .
•   Menjadi sahabat Tuhan seperti Abraham dipercaya dan diberitahu hal-hal yang akan datang Yakobus 2 : 22-23 .

Inilah sebabnya membangun hubungan yang intim perlu kita bangun dengan serius benar dan sehat sehingga melalui hidup kita nama Tuhan bisa dipermuliakan . Amin.

Kata kunci untuk artikel ini:

intim dengan tuhan
About James Alfyn Muaja

Pdt James Alfein Muaja melayani sebagai Gembala Sidang di GPdI Weleri Kab. Kendal, Jawa Tengah, sebagai salah seorang Trainer / pembicara di pergerakan pria di bawah Christian Man Network (CMN), pendiri Cahaya Kasih Ministry, dan juga melayani dalam berbagai kegerakan rohani lainnya. Baca selengkapnya tentang Pdt. James di sini. Anda juga dapat menghubunginya di sini, atau berteman dengannya di Facebook dan Twitter.

Speak Your Mind

*