HINDARI JEBAKAN-JEBAKAN PERSELINGKUHAN

Apakah perselingkuhan itu ?

Perselingkuhan adalah perbuatan zinah atau perbuatan sex yang dilakukan dengan sengaja oleh seorang yang telah menikah dengan orang yang orang yang bukan istri atau suaminya yang sah. Yesus menjelaskan lebih dalam lagi : “ Kamu telah mendengar, “ jangan berzinah,” Tetapi Aku berkata kepadamu, “ Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia didalam hatinya” ( Mazmur 5:27-28)

Tidak ada satu antibodi mujarab yang membuat kita kebal terhadap dosa sex. Setiap orang Kristen yang setiapun tahu betapa hebatnya perjuangan melawan pencobaan ini. Setiap kali kita mendengar tentang kisah orang-orang Kristen yang jatuh kedalam dosa perzinahan , kita perlu mawas diri , sebab bila tidak , hal yang sama bias menimpa kita. Paulus mengingatkan dalam 1 Korintus 10:12 “ Sebab itu siapa yang menyangka , bahwa ia teguh berdiri, hati-hati lah supaya ia jangan jatuh! “. Orang yang menyangka bahwa rumahnya tidak akan pernah dirampokakan membiarkan pintu-pintunya, jendela-jendelanya dan laci-laci lemarinya tidak terkunci. Demikian juga orang yang berpikir bahwa bahaya atau pencobaan itu hanya dating sewaktu-waktu saja sehingga ada waktu-waktu untuk bersantai ria dan tak perlu berjaga-jaga; sesungguhnya sedang mengambil resiko yang sangat besar, dan harus membayar mahal akibat kelalaiannya itu.

Orang-orang yang jatuh dalam perzinahan biasanya adalah orang-orang yang dulunya tidak pernah menyangka dapat tergelincir kedalam problema perselingkuhan. Mereka berasal dari kalangan orang baik-baik, orang-orang terpelajar, pandai, berbahagia, mengasihi istri atau suami dan anak-anakmereka. Tetapi mengapa hal itu dapat menimpa mereka ? Menurut Tom L. Eisenman, ada 12 langkah yang umum yang biasanya tampak berurutan hingga sehingga sebuah hubungan bergerak kea rah perbuatan zinah. Dengan selalu mawas diri terhadap langkah-langkah tersebut, kita dapat selalu diingatkan apa yang akan terjadi selanjutnya hingga kita dapat menghentikan proses sebelum kita ditenggelamkannya

1. Kondisi yang sedang rapuh

Ada saat-saat dimana kita ada dalam keadaan jenuh, lemah, rapuh, mudah kena pengaruh, dan terbuka untuk melakukan affair. Hal ini juga bisa terjadi ketika kita sedang menghadapi masalah dalam keluarga, baik masalah suami istri ataupun dengan anak-anak. Apabila seseorang tidak bersikap hati-hati dalam kondisi atau keadaan seperti itu, maka orang ini masuk pada langkah berikutnya

2. Mengkhayalkan orang lain

Seseorang telah masuk dalam hubungan dengan orang ini. Mungkinpada permulaannya hanya kadang-kadang saja dia memikirkan orang lain itu. Tetapi pikiran yang polos dan sederhana itu dapat berkembang ke pikiran yang berfantasi tentang wanita atau pria tersebut. Apabila wanita atau pria itu telah makin hadir dalam pikiran dan kesadaran orang ini, maka ia akan muncul dalam impian-impiannya dengan fantasi-fantasi seksual. Pada tingkat ini orang ini akan berusaha secara mental untuk menawan wanita atau pria yang telah menjadi pusat perhatiannya itu

3. Pertemuan- pertemuan yang halal

Perasaan orang ini terhadap seseorang itu semakin kuat, mungkin saja ada kesempatan-kesempatan yang sungguh-sungguh tidak disengaja. Kontak-kontak bisnis biasanya pendorong kuat untuk semakin berkembangnya hubungan itu. Pada tingkat ini biasanya mereka mulai saling merayu dengan berpandangan mata, ucapan-ucapan seksual yang kedengarannya tidak berbahaya, cara-cara memikat yang menggunakan tubuh. Kedua orang yangterlibat pada tingkat ini biasanya masih menyangkal kalau mereka saling tertarik

4. Pertemuan-pertemuan yang tak sengaja

Pertemuan-pertemuan seringkali berlanjut seolah-olah secara kebetulan. Salah seorang atau mungkin keduanya akan berusaha untuk menambah seringnya pertemuan itu, tetapi mereka akan berpura-pura seolah-olah pertemuan itu sama sekali tidak sengaja.

5. Mengobrol ditempat umum

Kedua orang ini menjadi lebih tertarik satu dengan yang lain. Mereka ini mulai menghabiskan waktu mereka bersama-sama di tempat umum, diantara rekan-rekan mereka yang lain. Mereka berusaha untuk tidak mengundang kecurigaan orang lain. Obrolan mereka dapat mengenal riwayat hidup, hobi atau pekerjaan. Akan tetapi pada tahap ini orang-orang disekitar mereka mulai merasa ada sesuatu yang khusus dalam hubungan kedua orang ini. Akan tetapi kedua orang ini akan menyangkal kalau hubungan mereka telah melampaui hubungan yang wajar. Tempat umum itu telah menolong mereka untuk berdalih, “ Tak ada sesuatupun yang terjadi, kami ada ditempat umum bersama-sama orang-orang lain! “.

6. Mengobrol secara pribadi

Pada tahap ini kedua orang ini mulai menyadari bahwa rekan-rekan mereka yang lain mulai sering meninggalkan mereka berdua saja. Tetapi mereka mengalami perasaan tergiur dan terpikat. Pembicaraan kini berpindah dari pandangan hidup ke perasaan dan pada hal-hal yang sangat pribadi. Mereka saling memberikan perhatian. Tetap kedua orang ini tetap merasa tidak apa-apa mengenai hubungan mereka, karena pertemuan mereka ada di tempat umum.

7.Kesengajaan untuk menyendiri berduaan saja

Sekarang kedua orang ini mulai merencanakan waktu-waktu pertemuan-pertemuan pribadi untuk tujuan-tujuan yang sah. MIsalnya sang pria meminta wanita itu untuk bertemu dengannya karena dia memerlukan bantuannya baik dalam pekerjaannya ataupun rumah tangga. Meskipun demikian, mereka masih tetap menyangkal kalau hubungan mereka sudah tidak wajar lagi. Sebaliknya di rumah mereka masing-masing mereka merasa tidak nyaman lagi, dan pasangan mereka masing-masing mulai merasa ada sesuatu yang lain yang terjadi pada suami atau istri mereka.

8. Berdua yang menyenangkan

Pada tahap ini kedua orang ini menjadi seperti anak-anak remaja yang sedang mabuk asmara. Mereka mulai merencanakan pergi berduaan saja untuk menikmati kesenangan. Mereka mulai saling menyentuh, mencubit, atau saling melingkarkan tangan dipundak atau dipinggang. SElama masa ini, istri atau suami yang ditinggalkan dirumah memperhatikan bahwa suami atau istri mereka sering keluar rumah dengan alas an-alasan yang kerap kali tak masuk akal. Masa-masa yang menyenangkan dalam pernikahan memudar. Akan tetapi kedua orang ini tetap berdalih : “ Orang dewasa memang memerlukan hubungan dengan teman-teman yang berlawanan jenis. Tak ada salahn ya berteman baik.”

9. Pelukan sayang

Keinginan dalam hati kedua orang ini menjadi semakin berkobar-kobar. Setiap berpisah mereka selalu berpelukan dulu. Sentuhan-sentuhan semakin bertambah dengan belaian-belaian nakal. Menggelitik atau mencubit semakin sering dilakukan untuk menambah kontak tubuh. Berciuman dipipi secara sekilas menjadi sangat menyenangkan bagi keduanya. Dalih yang dikemukanan adalah : “ Tak ada salahnya saling menyatakan dukungan dengan kontak tubuh .”

10. Pelukan nafsu

Ibarat sebuah sumbu yang dinyalahkan, kemudian dengan cepat sumbu-sumbu lain akan berurutan menyala dengan cepat. Pelukan saying kini berubah jadi pelukan dan ciuman penuh nafsu. Namun keduanya masih tetap berdalih bahwa semua itu tidak direncanakan dan tak ada maksud yang jelek . “ Lagipula telah lama istri (suami) saya tak membuat saya merasa bergairah seperti ini.” Kata mereka.

11. Takluk kepada hawa nafsu

Keduanya kemudian takluk sehingga terjadi hubungan badan. Mereka tak lagi dapat menyangkal akan apa yang telah terjadi di antara mereka berdua.

12. Mengakui kenyataan yang ada

Kedua orang ini saling mengakui bahwa mereka telah terlibat hubungan gelap. Hubungan selanjutnya terjadi lagi atas persetujuan bersama. Perasaan emosional dari pria dan wanita yang terlibat dalam hubungan gelap berada di paling puncak., sedangkan perasaan emosional dalam hidup pernikahan berada pada titik rendah. Istri (suami) biasanya menyadari keadaan suaminya (istrinya )itu.
Apakah akhirnya kedua orang ini hidup bahagia selama-lamanya? Tidak ! Kisah perselingkuhan bukanlah sebuah komedi tetapi sebuah tragedy ! Ketegangan dalam kehidupan ganda biasanya amat berat untuk ditanggung oleh kedua orang ini. Kemudian, ketika kesukaan dari perselingkuhan itu memudar, pasangan baru dipaksa untuk kembali menghadapi dunia yang nyata. Mereka saling menemukan ketidaksempurnaan dalam jiwa, emosi dan keadaan tubuh pasangannya . KIni rasa sakit mulai terasa seperti penyakit yang menjalar dan memakan habis hubungan yang baru dan manis. Sesungguhnya perselingkuhan itu adalah suatu tragedy. Berganti-ganti pasangan hanya untuk mengejar khayalan saja. Banyak yang mati merana, dalam kehampaan dan kekurangan kasih.

Sesudah Anda membaca ke 12 proses hubungan gelap itu,ukurlah sikap-sikap anda dimana anda sekarang berada. Apakah anda sekarang berada pada langkah pertama ? Atau pada langkah kedua? Apakah anda melamunkan seseorang yang berada di tempat pekerjaan Anda, atau didekat rumah Anda? Ataukah orang itu istri (suami) dari teman Anda? Kendalikan pikiran Anda, Arahkan ilusi dari seksual Anda pada pernikahan Anda. Janganlah lepas kendali! Hentikan proses tersebut sedini mungkin ! Lebih mudah bagi anda untuk menghentikan kegiatan pada langkah kelima dari pada langkah kesebelas. Dengan memandang tiap-tiap langkah tersebut dengan pikiran yang jernih.

Anda dapat terhindar dari jebakan-jebakan .

Bersikaplah tegas pada diri sendiri. Perhitungkan setiap sikap anda terhadap istri atau suami atau teman-teman Anda. Terimalah pandangan dan peringatan dari rekan-rekan atau istri (suami) Anda apabila mereka merasa Anda telah bermain api dalam suatu hubungan dengan orang lain . Hindarilah kontak dengan orang itu. Kemudian berdoalah senantiasa. Allah akan menolong Anda dalam dimensi seks dalam kehidupan Anda.

Tuhan Yesus memberkati .

About James Alfyn Muaja

Pdt James Alfein Muaja melayani sebagai Gembala Sidang di GPdI Weleri Kab. Kendal, Jawa Tengah, sebagai salah seorang Trainer / pembicara di pergerakan pria di bawah Christian Man Network (CMN), pendiri Cahaya Kasih Ministry, dan juga melayani dalam berbagai kegerakan rohani lainnya. Baca selengkapnya tentang Pdt. James di sini. Anda juga dapat menghubunginya di sini, atau berteman dengannya di Facebook dan Twitter.

Comments

  1. pak saya ijin copy artikelnya ya…mau sy posting di blog punya sy. Trimakasih sebelumnya, Tuhan Yesus memberkati pelayanan bapak.

Speak Your Mind

*